Thursday, 16 August 2018
Bisnis Rumahan Hobby

5 Hal Penting Agar Tabulampot Bisa Berbuah

Menanam tabulampot memang bisa dibilang gampang-gampang susah. Terkadang tanaman buah yang kita tanam meski usianya sudah tua tidak kunjung  berbuah. Untuk itu ada beberapa hal yang harus diperhatikan saat menanam tabulampot. Setidaknya ada 5 hal penting yang harus dipenuhi agar tabulampot bisa berbuah dengan hasil yang memuaskan, yaitu :

  1. Memilih media tanam yang tepat. Tabulampot akan tumbuh dengn baik jika tempat untuk tumbuhnya memenuhi syarat. Dengan pemilihan media tanam yang tepat tabulampot juga akan menghasilkan buah. Media tanam untuk tabulampot terdiri dari campuran bahan organik dan anorganik. Media tanam organik yang digunakan antara lain, tanah organik, serbuk gergaji, potongan kayu, dan lain-lain. Sedangkan untuk bahan anorganik adalah, pasir, kerilkil, tanah liat, batu apung, batu warna, pecahan genting, spons dan lain-lain. Media tanam tabulampot setidaknya terdiri dari 50% tanah, 30% pupuk, dan 20% bahan anorganik.
  2. Memilih bibit tabulampot yang baik. Berhasil tidaknya menanam tabulampot sangat dipengaruhi oleh pemilihan bibit yang akan ditanam. Karena itu pemilihan bibit yang baik sangat penting untuk menunjang keberhasilan tabulampot. Bibit untuk tabulampot bisa berasal dari bijinya atau juga bagian yang lain dari tanaman yang berasal dari indukan yang bagus dan pernah berbuah. Jika bibit tabulampot berasal dari biji, yang dipilih harus bersifat tulen yaitu biji yang segar dan murni. Lain halnya jika bibit yang digunakan adalah bibit yang dibeli jadi, sebaiknya memilih bibit buah yang jelas yaitu berasal dari penangkar tanaman yang baik dan bisa dipercaya.
  3. Jenis tabulampot harus sesuai dengan tempatnya. Pengetahuan asal-usul tanaman harus sudah dikuasai saat akan menanam buah dengan teknik dalam pot. Ini sangat penting…. Sebagai contoh strawbery akan cocok ditanam pada daerah yang dingin, bukan didaerah dataran rendah.
  4. Pemberian pupuk yang baik. Pemupukan pada tabulampot harus dilakukan secara rutin dan berkala, karena tananaman buah dalam pot tidak bisa menyediakan unsur-unsur hara secara alami. Hal ini disebabkan karena media tanam dan ruang perakara yang terbatas dan selalu bersih sehingga tidak terjadi dekomposisi bahan-bahan organik.
  5. Pengendalian hama dan penyakit. Hama pada tabulampot bisa diatasi dengan insektisida. Hama kupu-kupu dan ngengat dikendalilakan dengan lebaycid 550 EC, Bayrusil 250 EC, Basudin 60 EC, Dursban 20 EC, dan Hostathion 40 EC. Sedangkan untuk penyakit tanaman seperti serangan cendawan bisa dilakukan dengan cara memangkas ranting dan cabang yang mati yang dimusnahkan dengan cara dibakar supaya tidak menjadi sumber penyakit untuk selanjutnya.

Post Comment