Tuesday, 11 December 2018
Health

Aroma Tak Sedap Tanda Gangguan Pada Miss V

Aroma Tak Sedap Tanda Gangguan Pada Miss V

Pada dasarnya semua vagina memang memiliki aroma, namun pada vagina yang sehat aromanya sangat ringan/tidak kencang. Aroma normal pada vagina yang sehat umumnya berasal dari keringat. Vagina normal mengandung bakteri Lactobacillus Acidophilis yang merupakan bakteri baik. Bakteri baik ini berguna untuk mempertahankan area vagina pada pH 4,5 yang memproduksi hidrogen peroksida dan asam laktat yang menyukai hidup dilingkungan lembab ( bersifat aerob), sehingga mencegah bakteri lain berkembang biak di dalam vagina. Karena itu jika populasi Lactobacillus Acidophilus berkurang, akan menimbulkan aroma tak sedap pada vagina dan bisa berarti ada berbagai gangguan pada miss V.

Berkurangnya populasi Lactobacillus Acidophilus bisa disebabkan oleh beberapa hal, seperti : pamakaian sabun mandi di area miss V, penggunaan obat-obatan (antibiotik atau antihistamin) dalam jangka panjang, mencuci vagina (douche), atau bisa juga karena  sering memakai celana ketat, stocking, dan legging. Adanya infeksi dan tumbuhnya jamur pada vagina , keringat berlebih, adanya kanker leher rahim, terlalu banyak mengkonsumsi makanan yang beraroma kuat seperti bawang, bisa menyebabkan aroma tak sedap pada miss V.

Jika aroma tak sedap dialami saat akan datang bulan yang akan hilang dengan sendirinya anda tidak perlu khawatir. Karena siklus dan hormon saat menstruasi juga mempengaruhi aroma yang keluar dari kelenjar di sekitar miss V. Tetapi jika aroma tak sedap sekitar miss V disertai gejala lain seperti gatal, berbau tajam serta nyeri menandakan bahwa miss V dalam keadaan tidak sehat. Nah, jika hal itu anda alami tidak ada salahnya melakukan pemeriksaan ke dokter specialis kulit dan kelamin, karena jika dibiarkan akan menyebabkan timbulnya penyakit lain.

Post Comment