Wednesday, 24 October 2018
Lifestyle

Cara Menahan Emosi Saat Puasa Agar Tidak Batal

Cara Menahan Emosi Saat Puasa Agar Tidak Batal

Sebagai manusia terkadang susah sekali untuk menahan emosi yang sedang meledak. Apalagi saat menjalankan ibadah puasa Ramadhan seperti saat ini yang merupakan kewajiban bagi seluruh umat muslim di dunia ini. Tidak hanya menahan haus dan lapar pada bulan ini semua muslim juga harus melatih diri untuk selalu bersabar dan menahan emosi agar tidak membatalkan ibadah puasa selama bulan Ramadhan. Pada kenyataannya memang sulit sekali menahan emosi yang sedang meledak ketika sedang berpuasa. Pasti ada saja yang membuat mulut kita berkata yang tidak-tidak saat emosi sedang ada pada puncaknya. Nah, agar kita bisa kusyu beribadah selama berpuasa di bulan Ramadhan, berikut ini ada beberapa cara menahan emosi agar tidak membatalkan puasa :

  • Membaca Al-Qur’an. Selama berpuasa di bulan Ramadhan sangat dianjurkan untuk banyak membaca Al-Qur’an.  Karena Al-Qur’an adalah sumber ilmu dan firman Allah Subhana huwa ta’ala. Membaca Al-Qur’an merupakan salah satu obat penyakit hati seperti marah, iri dan dengki dan lain-lain. Selain meredakan emosi dan sebagai obat hati dengan membaca Al-qur’an di bulan Ramadhan akan menambah pahala.
  • Perbanyak Dzikir. Dengan berdzikir akan selalu mengingat Allah sehingga melembutkan hati, meredakan emosi dan membuat rasa lebih tenang.
  • Mengambil air wudhu. Amarah dan emosi yang meledak sebenarnya berasal dari setan. Setan diciptakan dari api,  untuk memadamkan api harus disiram dengan air. Karena itu saat sedang marah sebaiknya kita redam amarah dan emosi dengan  berwudhu.
  • Tidak banyak bicara. Rasulullah mengajarkan kepada kita cara-cara untuk meredakan amarah salah satunya dengan diam atau sedikit bicara. Diam saat emosi memuncak sangat baik untuk meredakan amarah. Banyak  bicara saat amarah memuncak membuat emosi tidak terkontrol dan menyebabkan berbicara tidak baik yang akan membahayakan diri dan juga orang lain.
  • Mudah memaafkan. Agar emosi tidak meluap-luap hendaknya menjadi orang yang pemaaf apalagi saat bulan puasa. Selain untuk untuk menghindari dampak buruk lainnya dengan memaafkan akan menambah pahala di bulan ramadhan.
  • Mengambil nafas dalam-dalam. Saat ingin marah sebaiknya tarik nafas dalam-dalam. Dengan ini akan membuat rasa lebih tenang karena akan memperlancar oksigen menuju otak. Caranya dengan menarik nafas melalui hidung secara perlahan selama 5-10 detik lalu hembuskan nafas melalui mulut secara perlahan juga. Cara ini akan membuat hati dan pikiran menjadi lega sehingga tubuh akan terasa lebih relax.
  • Olah raga. Selain untuk menjaga kebugaran tubuh saat puasa olah raga juga bisa menahan amarah dan meredam emosi yang memuncak. Karena dengan olah raga tubuh akan mengeluarkan hormon stres, sehingga amarah saat berpuasa bisa dikendalikan. 

Nah, itulah cara menahan emosi saat Ramadhan agar tidak membatalkan puasa. Selain itu perbanyaklah amalan baik di bulan puasa. Puasa bukalah halangan untuk berbuat kebaikan.

Selamat menjalankan ibadah puasa, semoga amal ibadah kita diterima Allah SWT.

Amiin…..

Post Comment