Thursday, 16 August 2018
Business Hobby

Faktor Yang Mempengaruhi Konsumsi Pakan Kambing

Faktor Yang Mempengaruhi Konsumsi Pakan Kambing- Selain masa pertumbuhan, jumlah kebutuhan nutrisi ruminansia setiap harinya dipengaruhi oleh faktor eksternal dan faktor internal atau kondisi ternak, seperti jenis ternak, umur, kondisi tubuh apakah sedang sakit atau sehat, faktor internal seperti suhu, kelembapan nisbi udara, serta berat badannya. Dalam kondisi yang normal atau sehat seekor kambing akan mengkonsumsi pakan dalam jumlah terbatas, sesuai dengan kebutuhan untuk mencukupu hidup pokok, pertumbuhan dan produksi. Berikut ini beberapa faktor yang mempengaruhi konsumsi pakan kambing

Suhu Lingkungan 

Kondisi lingkungan mempengaruhi konsumsi pakan  kambing, suhu yang sesuai dengan tubuh kambing baik dalam keadaan sedang berproduksi ataukah tidak sangat disukai kambing itu sendiri. Kondisi lingkungan tersebut bervariasi dan erat kaitannya dengan kondisi ternak yang bersangkutan yang meliputi jenis, usia, tingkat kegemukan, berat badan, ketebalan bulu, tingkat produksi, dan tingkat saat panas tubuh menurun akibat pengaruh lingkungan. Perubahan kondisi lingkungan hidupnya maka akan berubah pula konsumsi pakannya. Semakin tinggi suhu pada lingkungan hidupnya maka akan terjadi kelebihan panas pada tubuh kambing sehingga kebutuhan akan pakan menjadi menurun, dan sebaliknya jika suhu lingkungan menurun maka kambing memerlukan tambahan panas tubuh maka konsumsi akan pakan menjadi bertambah.

Selera

Selera terhadap pakakan merangsang pusat saraf (hipotalamus) yang menstimulasi keadaan lapar pada ternak. Untuk mengatasi kondisi tersebut yaitu denga cara mengkonsumsi pakan. Selera ini bersifat internal tapi erat kaitannya dengan keadaan lapar.

Palatabilitas

Palatibilitas merupakan sifat performansi bahan- bahan palan akibat dari kondisi fisik dan kimiawinya. Sifat ini dicerminkan oleh organoleptik, seperti bau, rasa (hambar, asin, manis, pahit) kenampakan, tekstur dan suhunya. Hal tersebut yang merangsang dan menumbuhkan daya tarik ternak untuk mengkonsumsinya. Kambing lebih suka pakan yang memiliki rasa manis dan hambar daripada asin dan pahit. Selain itu kambing juga menyukai rumput segar yang memilki tekstur yang baik dan tinggi kandungan akan nitrogen dan fosfor.

Status Fisiologi

Umur, jenis kelamin dan kondisi tubuh seperti dalam keadaan mengandung, menyusui, sakit sangat mempengaruhi konsumsi akan pakan.

Konsentrasi Nutrisi

Semakin tinggi konsentrasi energi dalam pakan maka semakin menurun jumlah konsumsinya dan jika tingkat konsentrasi energi rendah maka jumlah konsumsinya akan meningkat.  Konsentrasi nutrisi memiliki pengaruh terhadap pakan adalah konsentrasi energi yang terkandung di dalam pakan.

Bentuk Pakan 

Kambing lebih suka pakan yang memiliki bentuk butiran (hijauan yang dibuat pelet atau dipotong) daripada hijauan utuh. Ukuran partikel yang lebih kecil mudah dikonsumsi dan dicerna, oleh karena itu sebaiknya rumput dipotong 3- 5 cm sebelum diberikan.

Bobot Tubuh 

Semakin tinggi bobot tubuh maka semakin tinggi pula tingkat konsumsi pakan, bobot tubuh berbanding lurus dengan tingkat konsumsinya. Walaupun demikian perlu diketahui satuan keseragaman berat badan ternak yang sangat bervariasi. Untuk mengetahuinya yaitu dengan cara mengestimasi berat badan, kemudian mengkonversikan menjadi berat badan metabolis yang merupakan bobot tubuh ternak tersebut. Dengan ditimbang maka akan diketahui beratnya. Tapi praktik di lapangan untuk mengetahui beratnya yaitu dengan mengukur panjang badan dan lingkar dadanya kemudian berat badan dihitung dengan formula panjang badan (inci) dikalikan dengan lingkar dada (inci) / 661 sedangkan mengukur berat badan metabolis dengan mengalikan berat badan dengan 0,75.

Produksi

Semakin tinggi produk yang dihasilkan maka semakin tinggi juga kebutuhan akan pakan yang dikonsumsi. Jika jumlah pakan yang tersedia tidak mencukupi kebutuhannya maka ternak akan kehilangan berat badan, terutama dalam masa puncak produksi disamping itu juga performa produksi menjadi kurang optimal. Produksi di sini bisa pertambahan berat, air susu, bulu atau wol dan tenaga.

Post Comment