Monday, 22 October 2018
Business

Jenis Kambing Unggul Cocok Untuk Bisnis

Jenis Kambing Unggul Cocok Untuk Bisnis-  Bukan hanya dagingnya saja yang bisa dikonsumsi, akan tetapi susu kambing, kulit atau bulunya bisa untuk dimanfaatkan. Protein dan susu kambing lebih mudah dicerna daripada susu sapi. Berikut ini jenis kambing unggul cocok untuk bisnis yang ada di Indonesia.

Kambing Kacang

Kambing kacang memiliki daya reproduksi tinggi, kambing dengan daya adaptasi tinggi merupakan kambing dari Indonesia. Umumnya kambing ini dipelihara kebanyakan masyarakat dengan sewajarnya atau hanya secara tradisional. Memiliki tubuh yang relatif kecil, jantan dan betinanya merupakan tipe kambing pedaging. Jika anda ingin beternak kambing, kambing ini sangat cocok karena memiliki produktivitas yang tinggi.kambing kacang

 Kambing Etawa 

Jenis kambing unggul ini harganya relatif mahal, perawakannya besar, tinggi pejantan kurang lebihnya 90- 127 cm, sedangkan betina 92 cm. Berat pejantan bisa mencapai 91 kg, betina hanya 63 kg. Telinga panjang terkulai ke bawah, dahi cembung, jantan dan betinanya sama- sama memiliki tanduk yang pendek. Kambing ini mampu menghasilkan susu kira- kira 3 liter per hari.kambing etawa

Kambing Jawarandu

Kambing jawarandu merupakan hasil dari persilangan antara kambing etawa dengan kambing kacang. Perawakannya lebih kecil daripada kambing etawa, setengah kambing etawa setengah kambing kacang. Kambing ini mampu menghasilkan susu sebanyak 1,5 liter per hari. Kambing jawarandu merupakan primadona bagi para peternak, tubuhnya yang besar tapi harganya yang terjangkau sekaligus menguntungkan jika digunakan sebagai pembibitan. Kambing ini biasa digunakan sebagai seserahan dalam perkawinan, qurban dan aqiqoh.jawa randu

Kambing Saanen

Berasal dari Saanen, Swiss ini tak memiliki tanduk, jantan maupun betinanya. Warna bulu putih atau krem pucat. Hidung dan telinganya berwarna belang hitam. Dahinya lebar, telinganya berukuran sedang dan tegak. Kambing ini merupakan kambing penghasil susu.saanen

Kambing Marica

Kambing marica yang penyebarannya di Sulawesi Selatan ini termasuk genotip kambing asli Indonesia, keberadaannya hampir punah juga termasuk kambing langka. Daerah populasinya meliputi Kabupaten Maros, Jeneponto, Soppeng dan Makassar. Kambing marica hampir mirip kambing kacang, tapi perawakannya lebih kecil, telinga berdiri menghadap samping arah ke depan dan tanduknya relatif kecil. Kemampuan bertahan di daerah kering, curah hujan yang jarang, bahkan memakan rumput yang kering merupakan keunggulan kambing marica.

Kambing Kosta 

Kambing ini diduga hasil persilangan antara kambing kacang dengan salah satu rumpun kambing impor seperti khasmir, angora dan etawa. Penyebaran kambing kosta berada di sekitar Jakarta dan Provinsi Banten. Kambing kosta memiliki bentuk tubuh sedang, hidung rata kadang ada yang melengkung, tanduk serta bulu pendek.

Kambing Gembrong

Berasal dari kawasan Timur Pulau Bali, tepatnya Kabupaten Karangasem. Cirinya pada kambing jantan memiliki bulu panjang sekitar 15- 25 cm. Rambut bagian kepala menutupi muka dan telinga. Sedangkan yang betina berbulu pendek kira- kira 2- 3 cm. Warna yang paling dominan adalah putih, dan warna lainnya adalah coklat muda dan coklat, dua warna dan tiga warna.gembrong

Kambing Boer

Dikenal sebagai kambing pedaging, merupakan kambing hasil persilangan antara kambing India dan kambing Eropa, diseleksi untuk diproduksi dagingnya. Kambing boer merupakan kambing tipe pedaging sesungguhnya. boer

Kambing Boerawa

Merupakan hasil antara kambing boer jantan dengan kambing PE atau peranakan etawa betina. Penyebarannya berada di Provinsi Lampung dan Jawa Timur, selanjutnya di ikuti oleh Provinsi lainnya seperti Sumatera Utara dan Sulawesi Selatan.