Thursday, 16 August 2018
Hobby

Jurus Merawat Bonsai Tetap Mungil

Jurus Merawat Bonsai Tetap Mungil- Bagi para hobis bonsai, keasyikannya adalah saat merawat, sudah seperti candu bagi para pecinta bonsai, merawat bonsai tak pernah jemu untuk dilakukan. Hobi dalam merawat bonsai tidak akan pernah terpuaskan dan tidak akan ada habisnya, dengan membentuk sesuai dengan keinginan untuk memperoleh hasil yang diharapkan sudah tentu aktivitas ini begitu mengasyikkan bagi para penghobi tanaman bonsai. Berikut ini beberapa jurus merawat bonsai untuk menjaga tetap mungil.

Pemangkasan

Tujuan dari pemangkasan adalah untuk mempertahankan bentuk bonsai dan untuk menjaga agar tetap mungil. Pemangkasan yang ringan hanya memangkas untuk mengurangi daun, pemangkasan ringan bisa dilakukan seminggu sekali. Sedangkan pemangkasan berat bisa dilakukan saat bonsai menjalani repotting, pemangkasan ini juga bisa mengurangi stress pada bonsai, seluruh daun dihabiskan dengan mempertahankan cabang yang memiliki bagian pangkal besar lalu mengecil pada bagian ujungnya, sedangkan cabang yang bagian pangkal dan ujungnya sama harus dipangkas. Selain pemangkasan berat dan ringan ada juga pemangkasan cabang atau pemangkasan bentuk. Tujuannya untuk mempertahankan bentuk tajuk, bisa dilakukan 2- 3 minggu sekali. Jika cabang tumbuh terlalu banyak maka dikhawatirkan menghilangkan karakter dari bonsai itu sendiri. Arah pertumbuhan batang dan ranting dibuat berselang seling. Sedangkan cabang yang terlalu panjang akan menjadikan kesan bonsai tidak kokoh.

Pengawatan

Copot kawat yang sudah terlalu ketat ganti kawat yang berukuran lebih besar. Jika kawat tidak dilepas maka kawat bisa masuk ke dalam cabang yang bisa merusak cabang. Untuk menghindari cabang atau ranting tidak patah maka pencopotan dimulai dari ujung dengan mengikuti arah lilitan. Dan pemasangan dimulai dari pangkal menuju pucuk.

Penyiraman

Untuk menyiram bonsai jangan terlalu kencang, untuk menghindari kerusakan susunan tanah, bisa menggunakan hand sprayer atau nozle sprayer dengan mengatur butiran air seperti kabut. Penyiraman bisa dilakukan pagi dan sore, penyiraman harus membasahi seluruh area perakaran. Perhatikan drainase pada pot jika air tidak segera keluar maka drainase tersumbat atau bisa jadi media tanam sudah mengeras.

Pemupukan dan Repotting

Jangan terlalu sering melakukan pemupukan dan repotting, cukup lakukan 6 bulan sekali. Gunakan pupuk yang slow release yang memiliki kandungan hara seimbang. Begitu juga penggantian media tanam cukup hanya 6 bulan sekali. Semakin tua bonsai semakin lama frekuensi repottingnya. Setiap jenis pohon memiliki jadwal repotting yang berbeda, bisa 6 bulan sekali, 2- 3 tahun sekali bahkan sampai 4- 5 tahun sekali.

Pengendalian Hama dan Penyakit

Bisa menyemprot pestisida 2 bulan sekali, jika ada lumut dan jamur yang menempel pada batang sebaiknya dihilangkan karena akan membuat organ lebih lembab, hal ini menjadikan rawan akan hama dan penyakit. Sebetulnya lumut bisa menjadikan bonsai tampak lebih natural, jika tumbuh dimedia tanam, pertumbuhan lumut malah bisa menghambat tumbuhnya gulma, selain itu lumut digunakan sebagai indikator dari kelembapan media tanam, bila lumut sudah terlihat menguning maka bonsai segera disiram.

Penyiangan Tanaman

Penyiangan bertujuan untuk mencegah tumbuhnya gulma atau tumbuhan pengganggu, bisa anda lakukan setiap hari. Gulma ini bisa menyebabkan unsur hara cepat habis.

Demikian jurus merawat bonsai tetap mungil, semoga berhasil dan tetap subur.

Post Comment