Thursday, 16 August 2018
Business Hobby

Kebutuhan Dan Cara Pemberian Pakan Kambing

Kebutuhan Dan Pemberian Pakan Kambing- Pakan ternak harus kaya akan nutrisi, jumlah kebutuhan nutrisi dipengaruhi beberapa hal seperti  pada masa pertumbuhan, dewasa, pada masa mengandung dan menyusui. Oleh sebab itu seekor ternak yang berbeda kondisinya maka berbeda pula pakannya.

Kebutuhan pakan kambing secara umum

Secara umum kebutuhan gizi seekor kambing bisa terpenuhi dari asupan pakan hijau- hijauan yang berkualitas baik agar mencukupi asupan zat gizinya seperti protein dan energi. Untuk menunjang pakan hijauan yang kurang baik maka sangatlah penting untuk diberikan pakan tambahan seperti dedak padi dan onggok. Di wilayah pedesaan biasanya untuk memenuhi kebutuhan protein pada ternak dengan memberikan pakan hijauan dari jenis legume atau kacang- kacangan karena mudah untuk mendapatkan dan murah. Jenis legume yang biasa ditanam antara lain lamtoro, kaliandra, glirisida dan turi. Untuk memenuhi asupan mineral jika pakan hijauan tidak bisa memenuhi asupan maka bisa diberikan garam dapur, kapur, tepung tulang, dan mineral mix. Bahan ini disesuaikan dengan kebutuhan daripada kambing tersebut dan ditambah 10% dari berat badan. Dan jika menggunakan pakan hijauan berikan penambahan 20% karena ada resiko pakan yang terbuang.

Pakan kambing dalam masa kawin

Pakan yang memiliki kualitas yang baik merupakan suatu usaha untuk mendapatkan kelahiran kembar, hal ini diberikan sekitar 2- 3 minggu  sebelum masa kawin ternak. Seperti pemberian konsentrat dengan kandungan protein kasar (PK) 18- 20% sebanyak 1- 1,5 kg per ekor. Setelah kawin pakan hijauan ditambah secara bertahap, baik jumlah serta kualitasnya, dengan cara dicampur rumput dan daun- daunan/ legume ditambah limbah hasil pertanian, ini sangat baik untuk ternak kambing.

Pakan untuk kambing yang mengandung

Pada saat ini akan sangat diperlukan jumlah pakan dari biasanya. Hai ini digunakan untuk pertumbuhan indukan dan anakan yang dikandungnya. Saat usia kandungan menginjak 3 bulan kebutuhan gizi sangat tinggi karena hampir 70- 75% pertumbuhan calon anak dalam kandungan terjadi pada masa 3 bulan. Kekurangan gizi terutama protein dan energi akan menyebabkan berat kelahiran yang rendah, lemah dan kurang sehat yang menyebabkan kematian. Pemberian gizi harus seimbang sesuai kebutuhan, pemberian yang berlebihan akan menyebabkan janin terlalu besar dan akan mempersusah saat proses kelahiran. Pemberian pakan kambing harus pas, berikut contoh pemberian pakan kambing saat mengandung:

  • Pakan hijauan dan legume dalam jumlah banyak, rumput 60% dan legume 40%.
  • Berikan pakan tambahan yang mengandung protein kasar 14- 16% sebanyak 0,5- 1 kg per hari. Sumber protein/ konsentrat bisa diganti dengan umbi- umbian seperti ketela pohon, ampas tahu dan tempe, bungkil inti sawit.
  • Persedian air harus selalu ada dan mineral blok atau garam untuk mengantisipasi kekurangan mineral.

Pemberian pakan kambing untuk induk menyusui dan sebelum disapih

  • Pemberian pakan kambing induk menyusui membutuhkan pakan yang mengandung protein kasar 14- 16%. Untuk pakan hijauan porsinya harus banyak, rasio hijauan fberupa rumput dengan jenis  legume adalah 50% : 50%. Protein dengan kadar 14-16% sebanyak 0,5- 1kg perhari. Berikan pakan yang mengandung mineral dengan mineral blok atau mineral komplit yang biasa dijual di toko pakan ternak untuk menghindari  kekurangan mineral.
  • Pemberian pakan kambing anakan (cempe). Sebelum melewati masa kritis penanganan anak kambing harus lebih intensif. Anak kambing prasapih tergantung pada indukan. Pada usia 1- 3 hari menyusu pada indukan, 4- 7 hari menyusu pada induk sampai 4 kali sehari, sama ketika berumur 2- 4 minggu tapi diberi tambahan susu sapi dengan perbandingan 50%. Pada saat umur 4 minggu bisa diberikan pakan padat hijauan atau konsentrat dengan kandungan dedak padi 10 – 15%, pollard 15- 20%, bungkil kedelai 15- 20%, onggok 25- 30%, bungkil kelapa 10- 15%, molase 5- 10%, mineral mix 1- 2% pakan ini diberikan 3- 4 kali sehari. Usia 5- 8 minggu 1,5- 2 liter susu sapi ditambah rumput atau legume 60:40 ditambah konsentrat diberikan 3- 4 kali sehari. Pada saat usia 9- 10 minggu 1,5- 2 liter susu sapi ditambah rumput atau legume 60:40 ditambah konsentrat berikan 2 kali sehari. Pada saat usia 11- 12 minggu susu ditambah hijauan dan konsentrat dan air minum, susu 0,5- 1 liter, sedangkan pakan hijauan 60-40.

Post Comment