Wednesday, 15 August 2018
Features

Media Sosial Berdasar Segmentasi Usia

Media Sosial Berdasar Segmentasi Usia- Ketertarikan masyarakat di Indonesia akan layanan media sosial membuat berbagai platform media sosial baru terus berdatangan, media tersebut selalu menemukan pangsa pasar yang begitu pas di Indonesia. Pengguna usia 13- 15 tahun cenderung lebih menggunakan facebook sebatas sebagai hiburan baik itu laki- laki maupun perempuan, dikarenakan karena facebook memiliki layanan permainan yang dapat diakses secara online. Sedangkan whatsapp populer karena menggantikan pola komunikasi dengan SMS. LINE hanya diminati remaja laki- laki dan didasarkan permainan yang dapat diakses melalui LINE.

Pengguna usia 16- 18 tahun sudah mulai sadar akan informasi, minimal berdasar pada yang mereka suka, Line dan Twitter mulai tumbuh karena bukan hanya sebagai media komunikasi, akan tetapi informasi yang selalu diperbaharui. Pada usia 19-25 tahun mereka semakin haus akan informasi membuat Twitter semakin mendominasi. Hanya dengan satu sentuhan beragam informasi dapat diperoleh dengan mudah. Sebagai layanan komunikasi LINE dan WhatsApp menjadi layanan komunikasi Native. Rentang usia 22- 25 tahun keberadaan Path mengindikasikan remaja mulai memilah- milah antara lingkungan publik atau terlalu umum dengan personal. Beberapa media sosial baru yang hadir tapi ada perbedaan antara sebelum dan sesudah 20 tahun, setelah 20 tahun pengguna media sosial dikategorikan dengan kebutuhan pribadi.

Pada usia 25- 44 tahun facebook kembali mendominasi, kebanyakan komunikasi melalui grup, sedangkan WhatsApp mendominasi sebagai layanan komunikasi lewat SMS karena penggunaannya lebih mudah. Pada usia ini profesi mulai matang dan personal branding di dunia maya menjadi fokus perhatian. Komunikasi dengan lingkungan yang sifatnya personal semakin meningkat. Media sosial digunakan untuk berbagi foto, karena momen penting yang akan dibagikan jauh lebih banyak seperti membagi momen liburan, pesta pernikahan dan lain sebagainya.

Post Comment